MAC Address: Fungsi, Cara Kerja dan Cara Cek

MAC Address

Di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas terkoneksi melalui jaringan, mulai dari browsing, ngoding, sampai mengelola server. Namun, di balik koneksi yang tampak sederhana itu, ada komponen fundamental yang membuat perangkat mampu saling mengenali dan berkomunikasi. Salah satu komponen penting tersebut adalah MAC Address, sebuah identitas khusus yang dimiliki setiap perangkat jaringan. Tanpa MAC Address, proses komunikasi data di jaringan lokal tidak akan bisa berjalan dengan benar, karena perangkat tidak memiliki identitas fisik untuk dikenali.

Bagi mahasiswa IT, maupun pelajar yang sedang memperdalam dunia jaringan, memahami MAC Address bukan sekadar kebutuhan teori, tetapi juga penting dalam praktik seperti konfigurasi router, keamanan jaringan, hingga debugging. Artikel ini akan membahas MAC Address secara lengkap, mendalam, detail, dan mudah dipahami. Yuk simak!

Pengertian MAC Address

MAC Address adalah salah satu komponen paling mendasar dalam dunia jaringan komputer, tetapi sering kali dianggap remeh oleh banyak pengguna biasa. Namun, yang sedang menekuni jaringan, memahami MAC Address sama pentingnya seperti memahami KTP untuk manusia. MAC Address digunakan untuk mengidentifikasi perangkat secara unik pada level perangkat keras, sehingga setiap perangkat yang terhubung ke jaringan bisa dikenali tanpa kebingungan. Menariknya, MAC Address bersifat permanen dan ditanamkan langsung oleh pabrikan pada kartu jaringan, sehingga identitas perangkat di dalam jaringan selalu tetap meskipun IP Address berubah-ubah.

Dalam konteks jaringan modern, MAC Address memegang peranan penting karena menjadi “alamat fisik” yang digunakan dalam proses komunikasi antar perangkat. Ketika sebuah paket dikirim melalui jaringan lokal (LAN), paket tersebut tidak langsung melihat IP Address terlebih dahulu. Paket akan memanfaatkan MAC Address untuk menemukan perangkat tujuan melalui proses ARP (Address Resolution Protocol). Karena itu, tanpa keberadaan MAC Address, paket data tidak akan tahu perangkat mana yang harus menjadi tujuan akhir. Di dunia jaringan, MAC Address adalah fondasi paling dasar yang menjembatani perangkat keras dan komunikasi digital, membuat setiap perangkat bisa saling memahami dan terhubung.

Fungsi Utama MAC Address dalam Jaringan

Berikut fungsi utama yang harus kamu ketahui:

1. Sebagai Identitas Unik Perangkat Jaringan

MAC Address berfungsi sebagai identitas fisik yang tidak berubah, karena ditanam langsung oleh pabrikan pada kartu jaringan. Identitas ini ibarat “sidik jari digital” yang memastikan setiap perangkat dapat dibedakan satu sama lain meskipun berada dalam jaringan yang sama.

Ketika banyak perangkat terhubung ke router, MAC Address membantu router mengenali perangkat mana yang sedang aktif, mana yang minta akses, dan mana yang sedang mengirim data. Dengan identitas yang unik ini, komunikasi di jaringan menjadi lebih teratur dan tidak ada paket data yang salah sasaran.

2. Menjadi Dasar Komunikasi pada Layer 2 (Data Link Layer)

MAC Address bekerja pada Layer 2 model OSI, yang berarti ia menangani komunikasi fisik antar perangkat dalam jaringan lokal (LAN). Pada tahap ini, perangkat belum peduli tentang jaringan luar atau internet yang terpenting adalah bagaimana mengirim data ke perangkat yang berada di dalam satu jaringan yang sama. Karena itulah MAC Address berperan besar ketika switch menentukan jalur mana yang harus dilalui sebuah frame data.

3. Digunakan dalam Proses ARP (Address Resolution Protocol)

Salah satu fungsi paling penting dari MAC Address adalah keterlibatannya dalam proses ARP. Ketika sebuah perangkat ingin mengirim data ke perangkat lain, perangkat tersebut biasanya hanya mengetahui IP Address tujuan. ARP bertugas mencari MAC Address yang cocok dengan IP itu. Setelah ditemukan, data dapat dikirim ke perangkat yang benar. Proses ini bekerja sangat cepat, sehingga kamu bahkan tidak menyadari bahwa ratusan permintaan ARP terjadi setiap kali kamu membuka website atau mengakses server lokal.

4. Untuk Keamanan Jaringan seperti MAC Filtering

MAC Address juga memiliki peran yang sangat signifikan dalam keamanan jaringan. Fitur MAC Filtering pada router memungkinkan admin untuk menentukan perangkat mana saja yang boleh mengakses WiFi atau jaringan LAN. Meskipun tidak 100% aman (karena MAC bisa dipalsukan), fitur ini tetap memberikan lapisan keamanan tambahan. Biasanya fitur ini sangat efektif digunakan di lingkungan kampus, kantor, atau lab komputer untuk mengurangi perangkat ilegal yang mencoba terhubung ke jaringan.

5. Mengatur Kualitas Layanan dan Manajemen Bandwidth

Dalam jaringan besar, MAC Address juga sering dipakai untuk Quality of Service (QoS). Admin jaringan dapat memberikan prioritas bandwidth untuk perangkat tertentu berdasarkan MAC Address-nya. Misalnya, server kampus bisa mendapatkan prioritas lebih tinggi dibanding laptop biasa. Dengan cara ini, kinerja jaringan menjadi lebih stabil dan efisien, terutama saat banyak perangkat terhubung dalam waktu bersamaan.

Struktur dan Format MAC Address

Untuk memudahkan pemahaman, berikut penjelasan lengkap dalam bentuk list:

1. Terdiri dari 48 Bit / 6 Byte Data

MAC Address dibangun dari 48 bit data yang kemudian direpresentasikan dalam 12 digit heksadesimal. Kombinasi angka (0–9) dan huruf (A–F) ini membuat penyusunannya terlihat acak, tetapi sebenarnya memiliki struktur yang sangat terorganisir. Pembagian 48 bit ini juga memastikan bahwa jumlah MAC Address yang tersedia sangat besar, sehingga setiap perangkat di dunia bisa memiliki identitas unik tanpa duplikasi.

2. Ditampilkan dalam Berbagai Format Penulisan

Walaupun nilai MAC Address selalu sama, format penulisannya bisa berbeda antar perangkat. Format yang paling umum adalah XX:XX:XX:XX:XX:XX, namun beberapa vendor menggunakan XX-XX-XX-XX-XX-XX, dan perangkat Cisco sering menulisnya dengan format XXXX.XXXX.XXXX. Perbedaan ini hanya soal tampilan, bukan fungsi. Mahasiswa IT dan programmer biasanya perlu mengenali berbagai format ini ketika bekerja dengan router, switch, WiFi controller, atau saat melakukan analisis menggunakan tools seperti Wireshark.

3. Dibagi Menjadi Dua Bagian Utama: OUI dan NIC Identifier

Struktur MAC Address selalu terbagi menjadi dua bagian besar:

  • OUI (3 byte pertama) → Menunjukkan vendor atau pabrikan perangkat.
  • NIC Identifier (3 byte terakhir) → Menunjukkan nomor unik perangkat yang diproduksi vendor tersebut.

Pembagian ini memungkinkan perangkat jaringan seperti switch untuk melakukan identifikasi secara cepat. Misalnya, switch dapat mengenali apakah sebuah frame berasal dari perangkat Apple, Intel, atau Samsung hanya dengan melihat OUI-nya. Sementara NIC Identifier memastikan bahwa meskipun vendor memproduksi jutaan perangkat, setiap perangkat tetap memiliki identitas yang berbeda.

4. Menjadi Bagian Penting dalam Routing Frame pada LAN

Format MAC Address bukan sekadar identitas, tetapi menjadi dasar proses switching dalam jaringan. Switch menggunakan struktur MAC Address untuk membuat tabel MAC, yang membantu menentukan port mana yang harus dilalui frame. Karena itu, memahami struktur ini sangat penting jika kamu ingin mendalami konsep VLAN, switching, ARP, hingga network automation.

Jenis-Jenis MAC Address

MAC Address terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara pembuatannya dan siapa yang menetapkannya, berikut jenis-jenisnya:

1. UAA (Universally Administered Address)

UAA adalah MAC Address bawaan pabrik yang ditetapkan oleh vendor seperti Intel, Realtek, Apple, atau Qualcomm. MAC Address jenis ini bersifat permanen karena diberikan langsung saat perangkat diproduksi. UAA menggunakan OUI resmi yang terdaftar di IEEE, sehingga setiap perangkat dijamin memiliki identitas unik. Jenis ini paling sering digunakan pada kebanyakan perangkat seperti laptop, smartphone, router, dan perangkat IoT.

Dalam administrasi jaringan, UAA biasanya dipakai sebagai acuan untuk MAC Filtering, pencatatan perangkat (device inventory), hingga pelacakan masalah jaringan. Meskipun stabil dan mudah dikenali, sifatnya yang permanen bisa menjadi celah privasi karena perangkat dapat dilacak berdasarkan MAC-nya.

2. LAA (Locally Administered Address)

LAA adalah MAC Address yang tidak diberikan oleh pabrikan, melainkan diubah secara manual oleh pengguna atau sistem tertentu. Pada LAA, bit khusus dalam MAC Address diubah untuk menandakan bahwa alamat tersebut merupakan lokal, bukan universal. LAA sering dipakai untuk kebutuhan tertentu seperti pengujian jaringan, virtualisasi, debugging, hingga keamanan.

Misalnya, mesin virtual seperti VMware atau VirtualBox biasanya menggunakan LAA agar tidak bentrok dengan MAC Address perangkat fisik. Selain itu, LAA juga digunakan dalam teknik MAC Spoofing, yaitu proses memalsukan identitas perangkat untuk melewati MAC Filtering atau menyamarkan identitas asli. Karena fleksibel, LAA dapat diubah kapan saja sesuai kebutuhan, tetapi tetap harus digunakan dengan etis dan hati-hati.

3. Randomized MAC Address (MAC Acak)

Perangkat modern seperti Android, iOS, dan Windows 10 ke atas kini mendukung MAC Address acak yang berubah-ubah setiap kali perangkat terhubung ke jaringan WiFi tertentu. Tujuan utamanya adalah meningkatkan privasi pengguna agar tidak mudah dilacak oleh WiFi publik, toko, atau perangkat monitoring.

Fitur ini bekerja seperti LAA, tetapi proses pengacakannya otomatis dan berbeda untuk setiap jaringan yang terhubung. Meskipun sangat bermanfaat dalam hal privasi, fitur ini kadang membuat masalah saat menghubungkan perangkat ke WiFi kampus atau kantor yang menggunakan MAC Filtering karena router melihat perangkat sebagai perangkat baru setiap kali terhubung.

Cara Kerja MAC Address dalam Komunikasi Data

Cara kerja MAC Address dalam jaringan lokal sebenarnya sangat menarik karena menjadi dasar seluruh proses pertukaran data di LAN. Ketika sebuah perangkat ingin mengirimkan data ke perangkat lain, prosesnya tidak langsung memakai IP Address. Di balik layar, perangkat akan mencari MAC Address tujuan terlebih dahulu melalui protokol bernama ARP (Address Resolution Protocol). ARP bekerja dengan cara menanyakan ke seluruh perangkat di jaringan: “Siapa yang memiliki IP ini?”. Perangkat yang cocok akan menjawab dengan MAC Address-nya. Setelah MAC ditemukan, barulah data dikirim menggunakan frame di Data Link Layer.

Switch yang berada di tengah-tengah proses komunikasi inilah yang menentukan arah perjalanan data. Switch menyimpan MAC Address Table, semacam daftar isi yang berisi informasi port mana yang terhubung ke perangkat tertentu. Saat sebuah frame masuk, switch akan membaca MAC Address tujuan, lalu mengirim frame tersebut ke port yang tepat. Mekanisme ini membuat proses komunikasi sangat efisien, cepat, dan tidak menyebabkan broadcast berlebihan.

Perbedaan MAC Address dan IP Address

AspekMAC AddressIP Address
Level KerjaLayer 2 (Data Link)Layer 3 (Network)
Sifat AlamatTetap, bawaan pabrikDapat berubah
Fungsi UtamaIdentitas fisik perangkatIdentitas logis jaringan
Cara PenggunaanDipakai untuk komunikasi dalam LANDipakai untuk komunikasi antar jaringan (internet)
ContohF4:5C:89:8A:3B:1C192.168.1.10 / 2001:db8::1
FormatHeksadesimalDesimal (IPv4) / Heksadesimal (IPv6)

Dalam jaringan, MAC dan IP bekerja saling melengkapi. MAC Address menangani proses pengiriman data pada jaringan lokal, sementara IP Address bertanggung jawab mengatur rute data ke jaringan yang berbeda.

Kelebihan MAC Address

Berikut beberapa kelebihan MAC Address dalam jaringan:

  1. Identitas Unik dan Stabil: MAC Address bersifat tetap, sehingga sangat mudah digunakan sebagai identifikasi perangkat. Hal ini memudahkan administrator untuk melakukan pengaturan akses, troubleshooting, hingga monitoring perangkat di jaringan.
  2. Penting dalam Switching: Switch menggunakan MAC Address untuk menentukan port mana yang harus dilewati frame. Tanpa MAC Address, jaringan LAN tidak akan dapat bekerja dengan efisien karena semua data harus dikirim secara broadcast.
  3. Memudahkan Manajemen Perangkat: Dalam jaringan besar seperti kampus atau perusahaan, MAC Address membantu admin melacak perangkat tertentu, mengatur bandwidth, hingga memastikan perangkat resmi saja yang boleh terhubung.
  4. Integrasi dengan Sistem Keamanan Dasar: MAC Address dapat dipakai dalam MAC Filtering atau whitelist perangkat. Meskipun bukan keamanan utama, ini tetap memberikan lapisan perlindungan tambahan.

Kekurangan MAC Address

Berikut beberapa kekurangan MAC Address dalam jaringan:

  1. Rentan Dipalsukan (MAC Spoofing): Meskipun stabil, MAC Address dapat dipalsukan menggunakan tools tertentu. Ini berarti metode keamanan yang hanya mengandalkan MAC Address bisa dilewati oleh pengguna berpengalaman.
  2. Berisiko untuk Privasi: Karena sifatnya permanen, MAC Address dapat digunakan untuk melacak perangkat ketika berpindah jaringan publik. Inilah yang memunculkan fitur randomized MAC pada ponsel modern.
  3. Tidak Bisa Digunakan untuk Routing Internet: MAC Address hanya bekerja pada jaringan lokal. Untuk komunikasi antar jaringan, IP Address tetap menjadi identitas utama. Jadi, fungsinya terbatas pada LAN saja.
  4. Bisa Menyulitkan Administrasi Jika Banyak Perangkat: Pada jaringan sangat besar, manajemen MAC Address bisa menjadi menantang karena setiap perangkat memiliki identitas berbeda namun formatnya sulit dibaca secara manual.

Cara Mengecek MAC Address di Berbagai Perangkat

1. Windows

Buka Command Prompt → ketik ipconfig /all → lihat bagian Physical Address. Hasilnya berupa kode heksadesimal seperti F4-5C-89-3B-8A-12.

2. macOS

Buka Terminal → ketik ifconfig → temukan bagian ether. MAC Address ditampilkan dalam format XX:XX:XX:XX:XX:XX.

3. Linux

Gunakan terminal → ketik ip link show → lihat bagian link/ether. Linux juga dapat menampilkan MAC Address untuk interface virtual.

4. Android

Masuk ke Pengaturan → Tentang Ponsel → Status → Alamat MAC WiFi. Pada perangkat modern, mungkin ada dua: MAC asli dan MAC acak.

5. iOS

Buka Settings → General → About → Wi-Fi Address. Sama seperti Android, iOS juga memiliki fitur randomized MAC.

Kesimpulan

MAC Address adalah salah satu komponen paling fundamental dalam dunia jaringan. Tanpa MAC Address, perangkat tidak akan dapat berkomunikasi dengan benar di dalam LAN karena tidak memiliki identitas fisik yang unik. Mulai dari proses switching, ARP, hingga manajemen perangkat semuanya bergantung pada MAC Address. Bagi programmer, mahasiswa IT, atau pelajar yang sedang mendalami jaringan, memahami MAC Address adalah fondasi penting untuk memahami topik-topik yang lebih kompleks seperti VLAN, routing, hingga keamanan jaringan. Dengan memahami bagaimana struktur, jenis, fungsi, dan cara kerjanya, kamu dapat menganalisis masalah jaringan dengan lebih mudah dan profesional.

Artikel ini merupakan bagian dari seri artikel belajar Jaringan dan jika ada ide topik yang mau kami bahas silahkan komen di bawah ya..

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe to our Newsletter

Subscribe to our email newsletter to get the latest posts delivered right to your email.
Pure inspiration, zero spam ✨